Kamis, 17 Januari 2013

BUSANA ANAK WANITA

MATERI PEMBUATAN BUSANA ANAK WANITA
A.    Pengetahuan Busana Anak Wanita
            Busana anak merupakan salah satu busana yang dipakai oleh anak – anak, sehingga dalam pembuatan busana tersebut harus memperhatikan beberapa faktor yaitu : usia, bahan, warna, desain, dan teknik penyelesaian. Menurut Daryanti Sukamto (2004:1) usia anak di kelompokkan menjadi : 0 – 1 tahun disebut masa bayi, 1 – 5 tahun disebut masa balita (pra sekolah), 6 – 12 tahun disebut masa sekolah (usia sekolah). Makin banyak umurnya, maki banyak variasi model, jenis maupun bahan busananya. Pada busana anak wanita lebih banyak variasi model dan corak kainnya dibandingkan variasi busana untuk anak laki–laki .
            Ciri – ciri busana anak wanita perlu memperhatikan faktor – faktor sebagai berikut :
1.      Busana cenderung agak longgar sehingga mudah dan leluasa untuk bergerak
2.      Mudah mengenakan dan membukanya
3.      Mempunyai kantung (saku) yang dapat dipakai untuk menyimpan sesuatu
4.      Jenis kainnya mudah diserap keringat, kuat dan mudah perawatannya (popelin, berkolin, tobralko, tetoron, arrow, oxford, denim, katun)
5.      Tidak mudah kusut
6.      Warna bahan busana untuk anak –anak yang cocok adalah warna yang cerah (warna panas), seperti jingga, kuning dan merah. Warna – warna ini memberi kesan riang, gembira dan cocok dengan sifat anak. Hindari warna bahan yang berwarna gelap, seperti merah tua, biru tua, atau hijau tua
7.      Sesuai dengan badan anak yang masih kecil, ragam busana yang cocok untuk anak adalah yang bercorak kecil.corak ini dapat berupa bola – bola, binatang yang lucu, garis, atau kotak – kotak. Corak bahan yang besar tidak cocok untuk busana anak, seperti ragam bunga besar. Menurut tebal tipisnya bahan busana, busana anak dibuat dari busana yang sedang, bukan tipis atau tebal
B.     Pengetahuan Busana Bayi
  1. Syarat busana bayi :
Bayi adalah anak usia 0 – 1 tahun. Macam busana bayi umumnya sudah mempunyai standar dan susunan tertentu sesuai dengan fungsinya, seperti : gurita, popok, kemeja, kebaya, jas, topi, cape, alas liur, kantong tangan, dan sepatu. Model sangat sederhana dan tidak banyak variasinya, begitu pula kontruksi pola yang digunakan. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam memilih model busana bayi adalah sederhana, tidak terlalu banyak hiasan, (renda-renda, strook, sulaman kecil-kecil secukupnya dan berwarna lembut), mudah dipakai dan dilepas, mempunyai kelonggaran yang cukup.



  1. Macam-macam busana bayi



Gambar  Macam-Macam Busana Bayi

  1. Pemakaian jenis, corak dan warna bahan
Bahan untuk busana bayi dipilih bahan yang menyerap air, lembut, halus dan menghangatkan. Contoh bahan : kain putih, birkolin, nansuk, voile, arrow, tetra dan bahan kaus katun. Contoh bahan yang menghangatkan adalah flannel dan wol. Warna yang dipilih untuk busana bayi adalah warna putih atau warna-warna muda. Warna mempunyai arti tersendiri bagi jenis kelamin bayi. Warna-warna yang sering dipilih untuk busana bayi adalah:
a.  Warna putih dan kuning adalah warna netral dapat dipakai untuk bayi laki-laki ataupun perempuan.
b.      Warna merah muda, untuk bayi perempuan.
c.       Warna biru muda untuk bayi laki-laki.
Sedangkan corak bahan untuk busana bayi, pilihlah corak yang kecil dengan motif binatang, geometris, orang-orangan, bunga dan sebagainya.

  1. Teknik Penyelesaian
Teknik penyelesaian yang banyak dipakai pada busana bayi adalah kampuh balik atau
kampuh tutup yang diobras dan kampuh pipih. Penyelesaian leher, lengan, penutup muka
diselesaikan dengan kelim gulung, kemudian dihias dengan tusuk kait atau tusuk hias.

  1. Pemeliharaan busana bayi dilihat dari jenis kain
Karakter bahan busana bayi yang lembut, maka cara mencucinya dengan menggunakan
tangan dan sabun detergen, setelah itu diperas, dijemur, dan disetrika. Pada waktu mencuci, busana bayi tidak boleh disatukan dengan busana orang dewasa. Untuk melembutkan kain, pergunakan pelembut kain, misalnya molto khusus bayi. Penyimpanan busana bayi adalah dengan cara dilipat.

C.    Macam Busana Anak
1. Busana Tidur
            Busana ini sangat sederhana umumnya model terdiri dari celana dan baju atau juga model gaun/bebe, bahan dengan bahan yang lembut, dingin, tipis dan mudah menyerap keringat, bahan yang paling cocok untuk busana ini adalah katun hanfeel yang dingin dikulit sehingga nyaman untuk dipakai anak, corak dapat berupa flora dan animal yang bentuknya kecil, atau kain yang bergambar kartun dan juga dapat dengan bahan yang polos
2. Busana Pesta(Gaun anak)
            Model busana pesta dipilih model yang nyaman dipakai anak-anak dan lebih formal yang terdiri dari rok dan blus, atau bebe. Untuk rok dapat dipilih model lipit, lingkaran dan setengah lingkaran atau berkerut, dan blus berkerah yang dihiasi renda, bisban atau dengan blus tnapa kerah yang bagian muka dihiasi dengan strook atau renda yang dikerut, dengan lengan pendek gelembung atau lengan panjang dengan ujungnya diberi renda dan dikerut, sedangkan untuk busana model bebe dapat dipilih busana dengan detail empire atau tanpa potongan, hiasan yang dipakai bisa diterapkan di kerah, tangan atau bagian muka. Bahan yang digunakan untuk busana pesta dapat berupakatun yang halus, katun paris atau sutera dengan motif yang kecil, pola serat kecil atau polos dan untuk warna pilih warna yang lembut dan cerah seperti kuning, biru muda dan merah muda.